Cara Menemukan Gagasan Utama Dalam Suatu Paragraf | Wacana

Cara Menemukan Gagasan Utama Dalam Suatu Paragraf atau Wacana - Salah satu pokok bahasan dalam pelajaran bahasa Indonesia baik di SD, SMP, maupun SMA adalah mengenai Gagasan Utama dalam Paragraf. Nama lain dari gagasan utama adalah ide pokok, gagasan pokok, atau ide sentral. Untuk itu mari kita simak cara menemukan gagasan utama dalam suatu wacana berikut ini

Cara Menemukan Gagasan Utama Dalam Suatu Paragraf Atau Wacana - Salah satu pokok bahasan dalam pelajaran bahasa Indonesia baik di SD, SMP, maupun SMA adalah mengenai Gagasan Utama dalam Paragraf. Nama lain dari gagasan utama adalah ide pokok, gagasan pokok, atau ide sentral. Untuk itu mari kita simak cara menemukan gagasan utama dalam suatu wacana berikut ini. Jangan lupa baca juga postingan sebelumnya mengenai Manfaat Membaca Dalam Kehidupan

Cara Menemukan Gagasan Utama

Apa yang dimaksud dengan gagasan utama?

Kita harus tahu bahwa setiap paragraf yang baik haruslah mempunyai gagasan utama. Gagasan utama adalah ide atau tema yang menjiwai paragraf tersebut. Artinya, paragraf yang bersangkutan hanya membahas tentang itu, bisa memperdalam, atau memberi contoh-contohnya.

Sifat gagasan utama adalah umum. Ketika membaca paragraf, temukan kalimat yang bermakna umum, jangan mencari yang maknanya khusus atau spesifik. Jika sudah ditemukan, berarti sudah didapatkan gagasan utamanya.

Di manakah letak gagasan utama dalam sebuah paragraf? Sebuah paragraf terdiri dari beberapa kalimat, karena syarat paragraf yang baik harus terdiri dari beberapa kalimat yang gagasan utamanya tertuang dalam kalimat utama atau kalimat pokok, dan ada beberapa kalimat penjelas, yang memperjelas gagasan utama tersebut.

Jadi, di manakah letak gagasan utama dalam sebuah paragraf?

Awal paragraf Ini adalah tempat favorit gagasan utama. Mengapa? Karena  para penulis hampir selalu memulai paragrafnya dengan menuliskan gagasan utamanya, yaitu kalimat yang bersifat umum dan kalimat-kalimat berikutnya merupakan penjelas dari gagasan utama.

Contoh:
Ada banyak cara yang orang lakukan untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru. Ada yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor, atau merayakannya dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing. 
Gagasan utama: Cara orang mengisi hari pertama di tahun baru.

Akhir paragraf 

Selain di awal paragraf, kalimat utama juga  bisa ditemukan di akhir paragraf, artinya, paragraf itu dimulai dengan rincian, baru ditutup dengan pernyataan umum.

Contoh: 
Ada orang yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, ada yang memilih bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor. Akan tetapi, ada juga yang memilih menyambut tahun baru dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing. Ya, itulah berbagai cara yang dilakukan orang untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru. 
Gagasan utama: Berbagai cara orang mengisi hari pertama di tahun baru.

Awal paragraf dan diulang lagi di akhir paragraf

Paragraf yang seperti ini, berarti dimulai dengan pernyataan umum dan diakhiri dengan pernyataan umum lagi. Pengulangan ini tidak sama 100%, tapi kata-kata yang dipergunakan kurang lebih sama.

Contoh: 
Ada banyak cara yang orang lakukan untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru. Ada yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor, atau merayakannya dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing. Ya, itulah berbagai cara yang dilakukan orang untuk menyambut tahun baru. 
Gagasan utama: Cara orang mengisi hari pertama di tahun baru 

Seluruh isi paragraf

Letak gagasan utama terakhir ini hanya didapati di dalam prosa/cerita-cerita. Itulah sebabnya paragraf yang seperti ini disebut “paragraf deskriptif atau paragraf naratif”. Narasi artinya cerita. Mengapa ada di seluruh isi paragraf? Karena semua kalimatnya saling bertautan atau berhubungan. Jadi, tidak ada yang khusus berisi gagasan utama.

Contoh: 
Salah satu kerinduan ibu saya adalah melihat kami, anak-anaknya, dapat menyelesaikan pendidikan dan mendapat pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan kami masing-masing. Di atas semua kerinduan itu, ia menanamkan kepada kami sikap yang takut akan Tuhan dan hati yang mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Ibu selalu mengajarkan. "Kalau bukan Tuhan yang menyertai dan memberkati usaha yang kita lakukan, maka semua usaha dan kekuatan yang kita kerahkan akan sia-sia. Karena itu, berdoalah untuk setiap hal yang sudah kita rencanakan dan mintalah tuntunan serta campur tangan-Nya.
Gagasan utama: Kerinduan dan ajaran ibu

Demikian pembahasan mengenai Cara Menemukan Gagasan Utama Dalam Suatu Paragraf | Wacana ini diulas, semoga dapat menjadi referensi untuk kita semua dalam mememukan gagasan utama dalam suatu paragraf atau wacana dalam sebuah bacaan. Baca juga postingan sebelumnya pembahasan tentang Jenis-Jenis Membaca
Sekedar Informasi
Baca dengan teliti, hindari copy paste. Jika artikel pada blog ini menjadi referensi silakan cantumkan sumber "nangkring.net".
Kamu dapat mengirimkan request artikel ke email: nangkringblog@gmail.com

0 Response to "Cara Menemukan Gagasan Utama Dalam Suatu Paragraf | Wacana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel