Imunisasi Anak Usia Sekolah

Imunisasi Anak Usia Sekolah

Menurut Program Pengembangan Imunisasi yang direkomendasikan Departemen Kesehatan Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi wajib yang harus diberikan untuk anak usia sekolah adalah DPT dan Polio untuk anak kelas 1 SD, DT dan TT untuk anak kelas VI dan polio ulang saat anak usia 16 tahun dan imunisasi campak ulang pada kelas 1 bila belum mendapatklan imunisasi MMR. Bila sebelum usia sekolah belum melakukan imunisasi, program imunisasi yang tidak wajib tetapi dianjurkan adalah imunisasi tifus, influenza, pneumokok, hepatitis A, MMR dan cacar air

Imunisasi Anak Usia Sekolah- Menurut Program Pengembangan Imunisasi yang direkomendasikan Departemen Kesehatan Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi wajib yang harus diberikan untuk anak usia sekolah adalah DPT dan Polio untuk anak kelas 1 SD, DT dan TT untuk anak kelas VI dan polio ulang saat anak usia 16 tahun dan imunisasi campak ulang pada kelas 1 bila belum mendapatklan imunisasi MMR. Bila sebelum usia sekolah belum melakukan imunisasi, program imunisasi yang tidak wajib tetapi dianjurkan adalah imunisasi tifus, influenza, pneumokok, hepatitis A, MMR dan cacar air. Baca juga artikel sebelumnya Gangguan Perkembangan dan Perilaku Anak Sekolah

Imunisasi Anak Usia Sekolah

Upaya Peningkatan Kesehatan Anak Sekolah

Peningkatan kesehatan anak sekolah dengan titik berat pada upaya promotif dan preventif didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas, Usaha keasehatan Sekolah (UKS) menjadi sangat penting dan strategis untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. UKS bukan hanya dilaksanakan di Indonesia, tetapi dilaksanakan di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mencanangkan konsep sekolah sehat atau Health Promoting School (Sekolah yang mempromosikan kesehatan).

Health Promoting School adalah sekolah yang telah melaksanakan UKS dengan ciri-ciri melibatkan semua pihak yang berkaitan dengan masalah kesehatan sekolah, menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman, memberikan pendidikan kesehatan di sekolah, memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan, ada kebijakan dan upaya sekolah untuk mempromosikan kesehatan dan berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Upaya Health Promoting School tersebut idengan titik berat pada upaya promotif dan preventif didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas adalah:
  • Promotif dan Pencegahan
  • Pemberian nutrisi yang baik dan benar
  • Perilaku hidup sehat jasmani dan rohani
  • Deteksi dini dan pencegahan penyakit menular
  • Deteksi dini gangguan penyakit kronis pada anak sekolah
  • Deteksi dini gangguan pertumbuhan anak usia sekolah Deteksi dini gangguan perilaku dan gangguan belajar
  • Imunisasi anak sekolah
  • Kuratif dan rehabilitasi
  • Penganan pertama kegawat daruratan di sekolah
  • Pengananan pertama kecelakaan di sekolah
  • Keterlibatan guru dalam penanganan anak dengan gangguan perilaku dan gangguan belajar

Simpulan

Periode anak usia sekolah didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian hari. Masalah kesehatan tersebut meliputi perilaku hidup sehat, gangguan infeksi, gangguan pertumbuhan, gangguan perkembangan, gangguan perilaku dan gangguan belajar.

Peranan orang tua dan guru sekolah dalam mengatasi permasalahan kesehatan anak usia sekolah sangat penting. Deteksi dini, pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan anak sekolah dapat mengurangi resiko komplikasi yang ditimbulkan. Peningkatan perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah tersebut, diharapkan dapat dapat tercipta anak usia sekolah Indonesia yang cerdas, sehat dan berprestasi.

Demikain artikel Imunisasi Anak Usia Sekolah ini diposting agar dapat diketahui manfaat dan dampaknya, baca juga artikel sebelumnya Alergi Pada Anak Sekolah.
LihatTutupKomentar
Cancel

Cancel

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel