Cerita Rakyat: Dongeng Timun Mas

Cerita Rakyat: Dongeng Timun Mas - Siapa yang tak pernah dengar Dongeng Timun Mas? Dongeng Timun Mas begitu populer di kalangan anak-anak, selain ceritanya yang menarik, Dongeng Timun Mas juga membarikan pesan moral yang baik terhadap emosional anak-anak. Langsung saja kita simak Cerita Rakyat: Dongeng Timun Mas di bawah ini.

Dongeng Timun Mas: Dahulu kala di pulau Jawa, Indonesia, hidup sepasang petani. Mereka telah menikah selama beberapa tahun tetapi mereka tidak memiliki anak. Jadi mereka berdoa kepada monster bernama Buta Ijo untuk memberi mereka anak. Buta Ijo adalah monster yang ganas dan kuat. Dia mengabulkan keinginan mereka dengan satu syarat. Ketika anak-anak mereka sudah dewasa, mereka harus mengorbankan mereka untuk Buta Ijo. Dia suka makan daging manusia yang segar. Para petani menyetujui kondisinya. Beberapa bulan kemudian istrinya hamil.

Dongeng Timun Mas

Dahulu kala di pulau Jawa, Indonesia, hidup sepasang petani. Mereka telah menikah selama beberapa tahun tetapi mereka tidak memiliki anak. Jadi mereka berdoa kepada monster bernama Buta Ijo untuk memberi mereka anak. Buta Ijo adalah monster yang ganas dan kuat. Dia mengabulkan keinginan mereka dengan satu syarat. Ketika anak-anak mereka sudah dewasa, mereka harus mengorbankan mereka untuk Buta Ijo. Dia suka makan daging manusia yang segar. Para petani menyetujui kondisinya. Beberapa bulan kemudian istrinya hamil.

Dia melahirkan bayi perempuan yang cantik. Mereka menamakannya Timun Emas. Para petani senang. Timun Emas adalah gadis yang sangat sehat dan sangat cerdas. Dia juga sangat rajin. Ketika dia remaja Buta Ijo datang ke rumah mereka. Timun Emas ketakutan sehingga dia lari untuk bersembunyi. Para petani kemudian memberi tahu Buta Ijo bahwa Timun Emas masih anak-anak. Mereka memintanya untuk menunda. Buta Ijo setuju. Dia berjanji untuk datang lagi. Tahun berikutnya Buta Ijo datang lagi. Tetapi berkali-kali orang tua mereka mengatakan bahwa Timun Emas masih anak-anak.

Ketika ketiga kalinya Buta Ijo datang, orang tua mereka telah menyiapkan sesuatu untuknya. Mereka memberi Timun Emas beberapa jarum bambu, biji mentimun, saus dan garam.

“Timun, ambil barang-barang ini!”

“Benda apa ini?”

“Ini adalah senjatamu. Buta Ijo akan mengejar kamu. Dia akan memakanmu hidup-hidup. Jadi jalankan secepat yang Anda bisa. Dan jika dia akan menangkapmu sebarkan ini ke tanah. Pergi sekarang!”

Timun Emas ketakutan sehingga dia berlari secepat yang dia bisa. Ketika Buta Ijo tiba, dia jauh dari rumah. Dia sangat marah ketika dia menyadari bahwa mangsanya telah pergi. Jadi dia berlari mengejarnya. Dia memiliki hidung yang tajam sehingga dia tahu ke arah mana mangsanya berlari.

Timun Emas hanyalah seorang gadis sementara Buta Ijo adalah seorang monster sehingga dia bisa dengan mudah menyusulnya. Ketika dia hanya beberapa langkah di belakang Timun Emas dengan cepat menyebarkan biji mentimun. Dalam hitungan detik mereka berubah menjadi banyak tanaman merambat. Buta Ijo yang kelelahan sangat haus sehingga ia mengambil dan memakannya. Ketika Buta Ijo sedang sibuk makan mentimun, Timun Emas bisa melarikan diri.

Namun segera Buta Ijo sadar dan mulai berlari lagi. Ketika dia hanya beberapa langkah di belakang Timun Emas melemparkan jarum bambu. Segera mereka berubah menjadi pohon bambu lebat. Buta Ijo sulit dilewati. Butuh waktu baginya untuk memecah hutan bambu yang lebat. Sementara itu Timun Emas bisa berlari lebih jauh.

Buta Ijo mengejarnya lagi. Ketika dia hampir menangkapnya lagi dan lagi Timun Emas melemparkan pakaiannya. Kali ini berubah menjadi danau. Buta Ijo sibuk menyelamatkan diri sehingga Timun Emas berlari. Tapi Buta Ijo bisa mengatasinya dan terus mengejarnya.

Akhirnya ketika Timun Emas hampir tertangkap dia melemparkan garamnya. Segera tanah tempat Buta Ijo berdiri berubah menjadi lautan. Buta Ijo tenggelam dan mati seketika.

Timun Emas berterima kasih kepada tuhan dan kembali ke rumahnya.

Itulah Cerita Rakyat: Dongeng Timun Mas ini diulas, semoga menghibur. Baca juga dongeng lainnya Dongeng Asal Usul Situ Buleud
Sekedar Informasi
Baca dengan teliti, hindari copy paste. Jika artikel pada blog ini menjadi referensi silakan cantumkan sumber "nangkring.net".
Kamu dapat mengirimkan request artikel ke email: nangkringblog@gmail.com

Belum ada Komentar untuk "Cerita Rakyat: Dongeng Timun Mas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel