Naskah Film Pendek Lucu Kawin Lari

Naskah Film Pendek Lucu - Film pendek memiliki ciri atau karakteristik sendiri yang membuatnya berbeda dengan film cerita panjang, bukan karena sempit dalam pemaknaan atau pembuatannya lebih mudah serta anggaran yang minim. Tapi karena film pendek memberikan ruang gerak ekspresi yang lebih leluasa untuk para pemainnya.

Dalam hal ini penulis mencoba menyuguhkan naskah film pendek lucu yang berjudul  Kawin Lari - Sekte Comedy Entertaiment. Oya kawan naskah film pendek lucu ini bisa juga kamu coba pentaskan dalam sebuah drama, artinya naskah film pendek lucu ini bukan berarti harus dibuat film saja, namun bisa juga untuk naskah drama tiga orang.

Diceritakan sepasang muda-mudi yang sedang pacaran, namun hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua Dila (peran perempuan dalam cerita ini). Dalam pertemuan mereka di hutan pinus akhirnya mendapat kesimpulan bahwa mereka harus mendapatkan jalan keluar dari masalah ini.    Akhirnya muncullah ide berlian Hendrik untuk mendapatkan restu dari orang tua Dila, mereka harus mendatangi orang pintar, dalam hal ini yang dimaksud adalah Dukun.    Singkat cerita mereka akhirnya mendatangi Dukun tersebut yang berlokasi jauh di dalam hutan. Bagaimana cerita selanjutnya? Simak saja langsung ceritanya di bawah ini, dijamin ngakak lucu.

Naskah Film Pendek Lucu

Judul Kawin Lari
Penulis Ovay Simangunsong IV
Produksi Sekte Comedy Entertaiment
Jumlah Aktor Tiga Orang
Nama Aktor Hendrik, Dila, Albismu

Diceritakan sepasang muda-mudi yang sedang pacaran, namun hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua Dila (peran perempuan dalam cerita ini). Dalam pertemuan mereka di hutan pinus akhirnya mendapat kesimpulan bahwa mereka harus mendapatkan jalan keluar dari masalah ini.

Akhirnya muncullah ide berlian Hendrik untuk mendapatkan restu dari orang tua Dila, mereka harus mendatangi orang pintar, dalam hal ini yang dimaksud adalah Dukun.

Singkat cerita mereka akhirnya mendatangi Dukun tersebut yang berlokasi jauh di dalam hutan. Bagaimana cerita selanjutnya? Simak saja langsung ceritanya di bawah ini, dijamin ngakak lucu.

KAWIN LARI

Di sebuah taman hendrik dan dila sedang ribut memikirkan kisah cinta mereka yang tidak direstui.

Hendrik:
disaat seperti ini, ingin rasanya aku pergi!

Dila:
kenapa kamu bicara seperti itu? apakah kamu sudah tidak mencintaiku lagi?

Hendrik:
aku sangat mencintai kmu Dil, tapi apalah daya orang tua kamu tidak merestui kita.

Dila:
iya aku tau, tapi aku gak mau kita berpisah.

Hendrik:
lalu apa yang harus kita lakukan?

Dila:
kita kawin lari aja !

Hendrik:
Hmm (diam dan bingung)

Dila:
kenapa kamu diem? Kamu gak mau???

Hendrik:
yaaa bukannya gitu, itu bukan solusi Dil.

Dila:
emang kamu punya ide yang lebih baik?

Hendrik:
gimana kalau kita kawin aja, jangan pake lari.

Dila:
maksud kamu?

Hendrik:
yaaa kita jangan kawin lari, aku hamilin kamu aja dulu. Gimana?

Dila:
gila kamu, apa-apaan kaya gitu.

Hendrik:
Mmmm…. Gimana kalau kita nyari orang pinter???

Dila:
maksud kamu ke dukun??

Hendrik:
nah itu dia, barangkali bisa bantu masalah kita.

Dila:
(mikir-mikir) yaudah bolehlah!

Hendrik:
tapiiiii (bingung)

Dila:
tapi apa sih?

Hendrik:
aku, aku gak punya uang buat bayarnya.

Dila:
yaelah, emang berapa sih???

Hendrik:
yaaaa mungkin 1,5, atau 2,5. Tergantung.

Dila:
tergantung apanya? (nyengir heran)

Hendrik:
yaaa tergantung masalahnya, lebih berat lebih mahal.

Dila:
ooo gitu, yaudah berapa aja deh bakal aku bayar, tapi kalau duitnya kurang bisa diutang gak?

Hendrik:
emang tukang kreditan, bisa diutang!

Dila:
paling aku ada uangnya besok, aku mau bongkar celengan dulu.

Hendrik:
yaudah besok aja kita berangkat.

Keesokan harinya mereka berdua berangkat ke Dukun. Perjalanan mereka berat, harus melewati hutan untuk sampai ke dukun tersebut.

Dila:
kita ini mau ke mana sih sayang, kok jalannya gini banget.

Hendrik:
kamu tahu kenapa berlian harganya mahal?

Dila:
karena indah, kenapa nyambung ke situ?

Hendrik:
bukan, tapi karena berlian itu tersembunyi dan sulit didapatkan.

Dila:
yaaa tapi dukun kan bukan berlian sayang.

Hendrik:
dia bersifat seperti berlian sayang, sulit dijangkau.

Dila:
jiah bisa aja. Jangan-jangan kamu bawa aku kesini kamu mau perkosa aku???

Hendrik:
masa sama cewek sendiri harus diperkosa sih? (Pegang Tangan)

Dila:
jangan macem-macem lho Drik, aku teriak nih.

Hendrik:
lagian kamu pake baju sexy amat. Nanti dukunnya malah pengen lagi sama kamu.

Dila:
masa segini sexy sih? Otaknya kamu aja yang ngeres.

Hendrik:
serius lho sayang, kamu sexy banget. (Hendrik mendekat mau mencium, semakin mendekat dan bersin) Hacccis….

Dila:
jorok banget sih kamu!

Hendrik:
kamu pengen yaaa (ketawa)

Dila:
idiiih, ayo jalan lagi, kapan nyampenya coba.

Hendrik:
bentar lagi, sekitar 2 X 15 menitan lah. Ayo jalan lagi!

Sesampainya di tempat. Dukun itu terlihat bersemedi, secara teknis dia sedang tertidur.

Dila:
Hah ini dukunya ? (berbisik)

Hendrik:
shhhhtttt kamu jangan sembarangan, ini tuh dukun tercanggih mode 4.0 sayang.

Dila :
masa sih ? kok gini amat kita pulang aja yuuuu

Hendrik :
Udah, kamu percaya sama aku, kabarnya selain bisa mode 4.0 dia juga bisa mode sanin sayang.

Dila:
udah-udah jangan ngomong terus ayo samperin.

Hendrik:
Mbaaahh, Mbah Mbah (Dukun Cuek)

Dila:
Kok dia ga nyaut yang ?

Hendrik :
Tar dulu sabar.

Dila :
coba aku yang panggil, mbah ?

Seketika sang dukun merespon ketika Dila memanggil.

Dukun:
Hemmm

Hendrik:
kok dia nyaut sama kamu mah yank ?

Dila:
gak tau mungkin dia tau mana gadis atau janda (sambal bercanda)

Hendrik:
maksud kamu ?

Dila:
udah-udah jangan dibahas becanda doang geh.

Dukun:
hohohoho (tertawa), muka-muka kurang kasih sayang rupanya!

Hendrik:
Hah, maksud mbah ?

Dukun:
Diam, saya sudah tau maksud kedatangan kalian.

Hendrik:
Tuhkan bener kata aku yang, dia beneran sakti. (berbisik)

Dila:
iya juga ya yang. Tapi diliat-liat kaya mukanya ga meyakinkan.

Dukun:
heh sembarangan, jangan bisik-bisik, emang gua budek? (marah)

Hendrik:
Maaf- maaf mbah, kamu sih (Ke Dila) !

Singkatnya cerita Hendrik membeberkan permasalahan yang dihadapi kepada dukun sakti.

Hendrik:
Jadi gini mbah, (Hendrik bercerita video dipercepat diediting)

Dukun:
jadi begitu mbah.

Dukun:
(dukun tertawa), sini kamu!

Hendrik:
sa sa saya mbah ?

Dukun:
iya kamu masa dia ?

Hendrik:
jangan mbah saya aja.

Dukun:
masukan kepala kamu ke dalam air, saya akan bacakan mantra.

Hendrik:
Tapi mbah ?

Dukun:
Udah nurut aja (tertawa)

Dila:
udah ikutin aja yank (mulai cemas)

Hendrik:
I iya mbah.

Hendrikpun menuruti syarat untuk mencelupkan kepalanya kedalam air 3 kali berulang-ulang.

Dukun:
Hmmmm berat ini (sambil pegang kapala Hendrik)

Hendrik:
Apa yang berat mbah ?

Dukun:
kalian harus memenuhi beberapa syarat.

Hendrik:
Hah syarat apaan mbah?

Dukun:
kemenyan, kunyit, jahe, gula merah, susu murni, dan ayam berwarna ping.

Dila:
kok kaya mau bikin bandrek yank.

Hendrik:
Uda diem dulu, tapi mbah, kagak ada ayam berwarna ping dimanapun.

Dukun:
Terserah saya dong itu warna kesukaan saya. Kalau gak ada yaaa ganti saja dengan hitam keputih-putihan.

Dila:
Tuhkan yang dia tuh makin aneh aja kaya mau bikin ayam bakar.

Hendrik:
Udah tenang dulu sayang biar aku yang ngbrol. Tapi mbah kok cuma saya yang dikasih mantra, kenapa pacar saya kaga ?

Dukun:
Nanti itu urusan saya sama dia dikamar.

Hendrik:
Oh gitu ya….kok dikamar ?

Dukun:
(Tertawa), Cuma pria dewasa yang paham!

Hendrik dan Dila berpandangan heran.

Naskah selengkapnya tonton vidio dari Chanel Sekte Comedy Entertaiment berikut ini:


Demikian naskah film pendek lucu yang berjudul Kawin Lari ini diposting, semoga bermanfaat, dan selamat mencoba. Baca juga Naskah Film Pendek Lucu Lainnya Di Sini

Tidak ada komentar untuk "Naskah Film Pendek Lucu Kawin Lari"

Berlangganan via Email